Tradisi di Aljazair menjelang puasa ramadan
Tradisi di Aljazair menjelang puasa ramadan

keliling-dunia.com, Masing-masing negara punya cara tersendiri menjelang puasa ramadan. Tradisi menyambut bulan suci ini memang sering dilakukan masyarakat tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di luar negeri. Berikut tradisi-tradisi yang sudah turun menurun dilakukan di berbagai negara.

Makan camilan berbuka puasa menjelang bulan puasa oleh masyarakat lokal Pakistan

Tradisi di Pakistan menjelang puasa ramadan
Tradisi di Pakistan menjelang puasa ramadan

Jika kamu mengunjungi Pakistan sebelum bulan puasa atau tertarik ingin melancong ke Pakistan, sebaiknya memilih waktu menjelang puasa ramadan. Karena akan ada tradisi penyambutan bulan baik dengan makan bersama makanan yang khas disajikan saat ramadan.

Hidangan yang dihidangkan berupa makanan gurih yang biasanya di bulan ramadan seperti samosa, chaat, dan pakoras. Semakin seru karena turis atau pelancong juga bisa ikut tradisi ini. Sebelum acara makan bersama dimulai, biasanya warga setempat menyiapkan makanan secara bersama-sama terlebih dahulu.

Menjelang ramadan, jalanan di Mesir dihiasi lampion-lampion

Tampilan berbeda terlihat di Mesir jika hendak memasuki ramadan. Jika ketika hari raya imlek, para etnis Tionghoa di Indonesia menggantung lampion-lampion di tempat ibadah. Di Mesir, di sepanjang jalan akan dihiasi lampion-lampion cantik. Tradisi yang sudah ada sejak tahun 969 tahun yang lalu ini disebut Fanous Ramadan. Tujuan dari tradisi ini adalah sebagai penanda bulan puasa akan segera tiba. Lampion yang dipasang juga bukan sembarangan. Biasanya lampion tradisional khas Mesir. Jika sedang berkunjung kesana, kamu bisa berfoto di bawah lampion-lampion indah tersebut karena menjadi spot fotogenik yang instagramable.

Suara gaduh tengah malam di Turki

Tradisi di Turki menjelang puasa ramadan
Tradisi di Turki menjelang puasa ramadan

Traveling menjelang bulan ramadan di negara-negara yang mayoritas warganya beragama Islam, berarti kamu akan menyaksikan berbagai keunikan menyambut puasa ramadan. Salah satunya ketika berkunjung ke Turki, kamu akan menyaksikan tradisi menyambut ramadan yang diawali dengan suara gaduh yang berasal dari tabuhan drum di tengah malam atau menjelang fajar. Jangan kaget ya kalau nanti kamu mendengar keributan, itu bukan unjuk rasa tetapi memang tradisi menjelang ramadan. Tujuannya adalah untuk membangunkan warga makan sahur.

Tanda memasuki ramadan di Mekah ditandai dengan ledakan meriam

Melaksanakan ibadah umroh ke Mekah menjelang ramadan, kamu akan menemukan tradisi memasuki bulan puasa. Kamu akan mendengar bunyi meriam saat matahari terbit sebagai tanda ramadan telah tiba. Yang memiliki arti bahwa muslim di Mekah dan seluruh dunia sudah melaksankan ibadah puasa. Tidak hanya sekali, kamu akan mendengar bunyi meriam kedua saat buka puasa. Tradisi ini sudah ada sejak pemerintahan Sultan Mesir dari tahun 859 hijriah.

Berbuka bersama masyarakat dengan hidangan lokaldi Maldives

Pantai Maldives memang menarik perhatian siapa pun pelancong yang berkunjung. Namun, tahukah kamu bahwa selain bisa menikmati keindahan pantai, kamu juga menikmati tradisi unik menyambut puasa dengan nama ‘Roadha Mas’. Tradisi berbuka puasa ini menyantap hidangan lokal seperti ‘kulhi boakibaa’ (kue ikan), gulha (bola ikan), dan foniboakiba (kue tepung). Tidak hanya berbua puasa, peserta juga berpuisi dengan menghafalkan Raivaru, puisi syair kuno yang dipuja oleh wrga Maldives, yang berisi kata-kata mengenai bulan ramadan. Kamu bisa mengikuti traidisi tersebut jika berkunjung ke Malives.

Pasar kaget menjelang puasa ramadan di Aljazair

Warga di Aljazair  biasanya begadang semalaman menjelang puasa ramadan dengan membuka dagangan di sepanjang jalan dengan mendirikan pasar dadakan. Biasanya pasar perayaan menyambut ramadan ini akan terus ramai oleh pengunjung hingga sahur. Karena pasar ini, masyarakat di sana memulai aktivitas besok harinya satu jam lebih lambat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here