Mengulik Sejarah Hagia Sophia, Pernah Jadi Gereja, Masjid dan Museum

0
35
sejarah hagia sophia
Mengulik Sejarah Hagia Sophia, Pernah Jadi Gereja, Masjid dan Museum

keliling-dunia.com, Presiden Turki mengalihfungsikan Hagia Sophia menjadi Masjid tentu menimbulkan rasa penasaran tentang sejarah Hagia Sophia. Ya, bangunan yang telah berdiri ribuan tahun itu memang telah beberapa kali dialihfungsikan. Pada 11 Juli 2020, Hagia Sophia secara resmi terdaftar sebagai masjid. Sebelumnya tempat tersebut merupakan museum.

Hagia Sophia pertama kali dibangun pada tahun 325M atas perintah Kaisar Konstantinus I. Lalu pada tahun 360M, putranya Konstantinus II menjadikan bangunan tersebut sebagai gereja Ortodoks. Setelah itulah Hagia Sophia dikenal sebagai katedral terbesar sepanjang periode kekaisaran Bizantium. Semula bangunan tersebut masih sangat sederhana dengan hanya beratap kayu.

Di tahun 404 M Hagia Sophia pernah terbakar akibat kerusuhan konflik politik.Seperti yang tercatat di Encylopedia Britannica, pembangunan gereja Hagia Sophia kemudian berlanjut di masa kekuasaan Justinan I, dimana ia memerintahkan arsitek terkenal.

Lalu masa kejayaan Hagia Sophia sebagai gereja pun pupus setelah Kekaisaran Bizantium ditaklukan oleh Sultan Mehmed II dari Kekasisaran Ottoman di tahu 1453M. Setelah itulah Hagia Sophia diubah menjadi masjid. Namun Sultan Mehmed II tak mengubah namanya karena Hagia Sophia sendiri memiliki arti tempat suci bagi Tuhan.

Saat fungsinya telah diubah menjadi masjid, banyak mosaik dan lukisan bercorak Kristen disana yang ditutupi dan diplester. Seniman kaligrafi ternama pada masa itu, Kazasker Mustafa Izzet lalu mengguratkan kaligrafi Allah SWT, Muhammad SAW, empat khalifah pertama serta dua cucu Rasulullah SAW di beberapa bagian interior Hagia Sophia

Selain itu, dimasa kesultanan Ottoman inilah, Hagia mendapat sentuhan arsitektur islam. Misalnya mihrab, empat menara untuk melantunkan adzan, dan perpustakaan. Dimasa Kaisar Ottoman, Hagia Sophia digunakan sebagai masjid selama 482 tahun.

Setelah Turki menjadi negara Republik, Sejarah Hagia Sophia pun tergores baru. Bangunan itu kembali dialihfungsi menjadi museum oleh Presiden pertama Republik Turki, Mustafa Kemal Ataturk. Setelah menjadi museum, dilakukan restorasi mosaik-mosaik kuno di bangunan ini dan plester penutupnya dibuka.

UNESCO kini telah menjadikan Hagia Sophia sebagai salah satu situs warisan dunia yang disebut area bersejarah Istanbul. Lalu pada era kepemimpinan Erdogan, ia berusaha mengubah kembali bangunan bersejarah tersebut menjadi masjid. Pada 10 Juli 2020, putusan pengadilan administrasi utama Turki pun mencabut status Hagia Sophia sebagai masjid.

Setelah sah kembali menjadi masjid Hagia Sophia, sholat jumat pertama telah digelar dan diikuti ribuan jamaah. Erdogan dan beberapa menterinya pun ikut shalat bersama. Erdogan melalui juru bicaranya mengatakan bahwa diluar waktu ibadah, Hagia Sophia masih bebas dikunjungi oleh siapapun, serta tidak akan ada arsitektur yang diubah. Hanya saja disaat sedang shalat, beberapa mosaik akan ditutup dengan kain.

Perubahan Hagia Sophia menjadi masjid menuai banyak kontroversi. Ada Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis dari Yunani yang menuding keputusan tersebut sebagai penghinaan. Sementara UNESCO memberi peringatan bahwa perubahan status semestinya harus ditinjau dengan komite UNESCO. Karena mengubah status warisan dunia tanpa tinjauan komite UNESCO merupakan pelanggaran aturan.

Sejarah Hagia Sophia menggoreskan kisah panjang dalam sejarah Turki. Bangunan megah yang juga diakui sebagai warisan dunia itu telah beberapa kali dialihfungsikan. Di dalamnya pun terdapat banyak unsur agama dan budaya. Tempat ini memang sangat menarik untuk dikunjungi dan terus diabadikan. Bila kita plesiran ke Turki, mungkin Hagia Sophia lah tempat yang wajib dikunjungi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here