Wisata Gunung Keluda
Objek Wisata Gunung Kelud

Keliling-dunia.com, Berada di Kawasan ‘Ring of Fire’ tidak membuat tempat wisata Gunung Kelud sepi dari kunjungan wisatawan. Gunung yang terletak di Jawa Timur tepatnya di perbatasan Kediri dan Blitar ini pernah meletus pada Februari 2014 lalu. Empat tahun berlalu, pemerintah berbenah untuk mengembalikan fungsi Gunung Kelud sebagai tempat wisata yang aman dan menarik untuk dikunjungi.

Dinas Pariwisata Kabupatan Kediri akan membangun wisata Kelud menjadi tiga zona yaitu Zona sirkuit Kelud, zona agrowisata Margomulyo dan Zona Produksi. Nantinya, setiap zona akan memiliki objek wisatanya masing-masing. Tujuannya agar Kawasan wisata Gunung Kelud kembali memancarkan pesonanya.

Wisata Gunung Kelud Pasca Erupsi
Kampung Durian di kawasan Wisata Gunung Kelud, salah satu wahana Zona Sirkuit Agrowisata Margomulyo

Zona Sirkuit Kelud akan menyediakan wahana off road dan pendakian, cocok bagi pengunjung yang suka olahraga yang penuh tantangan. Zona agrowisata Margomulyo menawarkan konsep wisata yang santai karena akan menyajikan pemandangan taman bunga dan buah, pastinya akan menjadi spot yang instagramable.

Zona yang terakhir adalah zona produksi. Zona ini cocok bagi pengunjung yang ingin membawa buah tangan untuk keluarga karena akan dibangun sentra kuliner dan oleh-oleh khas Jawa Timur.

Setelah letusan tahun 2014, terdapat sedikit perubahan di wajah Gunung Kelud. Setelah letusan, Gunung ini kembali memiliki kawah yang bisa dikunjungi oleh pengunjung. Sebelumnya, material yang dikeluarkan saat letusan membuat kelud tidak memiliki kubah. Kawah menjadi salah satu daya tarik wisata Gunung Kelud. Kawah Kelud dikelilingi oleh tiga puncak: Gajah Mungkur, Sumbing, dan Kelud. Salah satu titik yang bisa dikunjungi wisatawan untuk menikmati kawah Kelud adalah puncak Gajah Mungkur. Dari situ, kawasan wisata tersebut dapat disaksikan 360 derajat.

Wisata Gunung Kelud
Kawah Gunung Kelud

Untuk menikmati pemandangan di Kawasan wisata Gunung Kelud, pengunjung disarankan datang pada saat subuh, menjelang matahari terbit karena pada saat inilah matahari akan muncul perlahan-lahan, mengintip dari balik pegunungan, sehingga menjadi spot yang bagus untuk berfoto, selain itu  menjelang petang saat musim kemarau juga menjadi saat yang tepat untuk berkunjung ke Gunung Kelud. Musim Kemarau adalah waktu yang tepat untuk menyaksikan matahari tenggelam. Pengunjung bisa memotret matahari yang tenggelam pelan-pelan di antara barisan pegunungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here