Kawah Gunung Kelud
Kawah Gunung Kelud (istimewa)

keliling-dunia.com – Kawah Gunung Kelud terlihat kembali terisi air pasca mengalami erupsi lima tahun lalu. Jumlah air yang sudah terisi diperkirakan mencapai 2,5 juta meter kubik.

Petugas Pos Pemantau Gunung Kelud, Khoirul Huda, mengatakan bahwa kondisi air yang ada di kawah berwarna hijau kekuningan. Air tersebut diduga berasal dari air hujan.

“Saat ini ada satu kamera CCTV yang memantau kondisi kawah Gunung Kelud. Terdapat juga 9 titik alat seismik pemantau gempa,” ucap Khoirul Huda, Rabu (13/2/2019).

Walaupun di kawasan puncak dan kawah gunung masih banyak terdapat sendimen-sendimen material hasil erupsi, sungai yang berhulu di lereng Kelud sudah banyak yang digali pasirnya. Material-material yang turun dari puncak gunung akan mengisi cekungan galian yang ada di sungai aliran lahar.

“Ada puluhan titik penambangan pasir di sekitar lereng Kelud, sehingga material yang turun akan lebih dulu mengisi cekungan yang digali oleh penambang sebelum berhenti di cek dam,” kata Khoirul Huda.

Dia juga mengatakan masa menjelang erupsi Gunung Kelud adalah kenangan yang tidak bisa dilupakan selama dirinya bertugas menjadi petugas pos pemantau.

“Erupsi Kelud memiliki karakter yang berbeda dengan Gunung Sinabung dan Merapi,” ucapnya.

Saat ini, area puncak gunung pasca erupsi 5 tahun lalu ini terlihat jadi lebih eksotis. Bahkan, kawasan tersebut kini menjadi tujuan utama dari komunitas motor trail saat menjelajah kawasan lereng Kelud

“Luar biasa eksotis, kawahnya jadi semakin lebar dan sudah terisi air. Bagus sekali untuk background untuk foto bareng-bareng,” ucap Ketua Komunitas Trail Kediri, Anang Hermawan.

Pria yang memiliki hobi motor trail ini mengaku sudah tiga kali ikut dengan komunitasnya menjelajah lereng Kelud.

“Tiga kali naik ke puncak sepertinya tetap tidak akan bosan. Selalu ada nuansa baru yang bisa dinikmati dan jalurnya juga sangat menantang adrenalin,” ucapnya.

Sampai saat ini, hanya komunitas trail saja yang bisa mengakses ke kawasan puncak Kelud dari beberapa lereng jalur pendakian. Sedangkan pengunjung biasa bisa mencapai puncak dengan menggunakan jasa ojek yang tersedia di kawasan wisata Gunung Kelud.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here