Inilah Harapan Orang Tua Kepada Anaknya Saat Dewasa Nanti

Orang tua dan juga anak merupakan dua sosok yang perannya memang tak dapat dipisahkan begitu saja. harapan orang tua kepada anaknya sangat besar. Mereka ingin anak mereka menjadi orang sukses dan anak yang berbakti pada orang tuanya. Di balik sosok seorang anak, terdapat orangtua yang berdiri di belakangnya. Demikian juga sebaliknya, orangtua tak akan disebut sebagai orangtua bila tak ada sang anak.

Kebanyakan anak akan memiliki pikiran kalau keinginan orangtua terhadap anaknya agar anak dapat berbakti dan sukses di masa depannya. Tapi, di samping harapan-harapan yang telah disebutkan di atas, sesungguhnya orangtua memiliki impian sederhana yang tak pernah terpikirkan oleh anak-anaknya. Saking sederhananya, impian orangtua ini jarang sekali terucap oleh mereka.

Inilah Harapan Orang Tua Kepada Anaknya Saat Dewasa Nanti

Apa Saja Harapan Orang Tua Kepada Anaknya Nanti

Orang tua itu adalah orang yang sangat berjasa dalam kehidupan kita, seperti contoh seorang ibu dia dengan bersusah payah mengandung kita selama 9 bulan, kemudian setelah kita lahir ke dunia ini beliau mengurus kita sedari bayi rela mengorbankan waktu nya untuk kita, mengurus kita sampai saat ini, memberikan kita sebuah cinta yang abadi, cinta yang takkan pernah tergantikan.

Dan seorang ayah dia adalah orang yang dengan bersusah payah, memeras keringat, membanting tulang hanya untuk menafkahi istri dan anak – anaknya, bekerja siang malam tak kenal lelah berharap anak istrinya mendapatkan kehidupan yang layak dan nyaman.

1. Saat lulus sekolah, orangtua hanya berharap agar anak bisa mengamalkan ilmu yang diperoleh

Bukan hanya sekadar bersekolah dan mendapatkan segudang prestasi, orangtua selalu berharap agar ilmu yang didapat oleh anaknya bisa bermanfaat terhadap sesama. Pun gelar yang kamu dapatkan diharapkan dapat dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya. Bukan cuma dinilai dari gelar yang tinggi dan banyaknya ilmu pendidikan yang orangtua harapkan. Namun manfaat ilmu yang didapatkan dibagikan pada sesama.

2. Hormat dan mematuhi orang tua.

Kedua orang tua dihargai dan dihormati. Direndahkan suaranya saat berbicara dengan orang tua. Memuliakan orang tua dengan perbuatan dan perkataan baik. Tidak mengangkat suara keras, tidak mendahulukan istri dan anak atas keduanya. Di depan keduanya tidak berjalan mendahului, memanggil orang tua dengan panggilan, “Ayah, ibu,” dan tidak bepergian kecuali izin dan kerelaan keduanya.

3. Orangtua tak berharap anaknya menjadi kaya hingga menjadi sombong

Ketika anak memperoleh kehidupan mapan dan pekerjaan yang layak. Kadang kita merasa berhasil membanggakan dan membayar pengorbanan orangtua memberi nafkah bulanan. Padahal, orangtua tak hanya butuh materi semata. Uang bulanan ke orangtua lancar, namun kita sendiri tak pernah berbuat baik kepada sesama apalah gunanya. Apalagi melayangkan doa-doa yang baik bagi mereka? Orangtua selalu menyelipkan namamu dalam setiap doa-doa mereka, sudahkah kamu melakukan hal yang sama seperti yang mereka lakukan padamu?

4. Rawat dan jagalah mereka dengan penuh cinta

Masyarakat Indonesia sekarang ini, banyak anak yang enggan menyisihkan sebagian waktunya. Mengucurkan keringat atau sekadar berlelah-lelah sedikit, untuk merawat orang tuanya yang sudah ‘uzur’. Khususnya bila anak memiliki kedudukan tinggi. Tentunya sangat sibuk dan punya banyak aktivitas. Lalu memasukkan orang tuanya ke panti jompo!! Sungguh terlalu.

Demikianlah harapan orang tua kepada anaknya saat mereka dewasa nanti. Dengan begitu orang tua akan tetap merasa disayangi dan dekat dengan anak mereka. Berbakti kepada kedua orang tua menjadi harapan yang diinginkan oleh setiap orang tua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here